Header Ads

Dikpora Gelar Rapat Pemantapan UN di SMPN-1 Bolo

Bolo, Garda Asakota.-
Rapat pemantapan menghadapi Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA/SMK, SMP/MTS dan SD se-Kabupa¬ten Bima, di aula SMPN-1 Bolo, Dik¬pora Kabupaten Bima (31/3), dihadiri langsung oleh Kadis Dikpora, Drs. A. Zubaer HAR, M.Si. Menurutnya, kegiatan pemantapan itu bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana pendataan peserta UN yang dilakukan oleh sekolah-sekolah yang bersangkutan.
“Hal ini perlu dilakukan evaluasi mengingat sistem yang dipakai sekarang menggunakan sistem on line, juga termasuk perbaikan data peserta harus dilakukan lewat on line.
Jadi pendataan yang menggunakan teknologi ini meru¬pakan terobosan yang baik walaupun dibandingkan dengan pendataan secara manual yang dilakukan pada waktu dulu mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yang jelas pada saat pengisian harus benar-benar teliti dan akurat,” ungkapnya.
Selain itu kegiatan pendataan juga bertujuan untuk mengevaluasi sudah sejauh mana program-program kegia¬tan dalam persiapan menghadapi UN serta intensitasnya sudah pada batas apa yang dilakukan oleh kepala-kepala sekolah, sehingga target adanya pening¬katan kualitas baik itu proses maupun hasilnya memenuhi apa yang diharap¬kan. Untuk mencapai hal-hal tersebut, ungkap Zubaer, ada beberapa hal yang telah dilakukan diantaranya pada MGMP telah dibentuk tim guru pem¬bimbing, tidak hanya pada guru yang mengajar pada kelas tetapi semua guru bidang studi yang terkait. “Jadi semua guru-guru yang ada mempunyai rasa tanggungjawab yang sama untuk kesuksesan siswa didikan¬nya. Untuk semua hal itu kepala-kepala sekolah harus memenej dengan baik contohnya dengan melakukan peruba¬han jam pelajaran yaitu bisa mengguna¬kan sore hari atau memanfaatkan sela-sela jam yang ada dengan baik,” tegasnya.
Zubaer menjelaskan bahwa selain itu juga sekolah-sekolah melakukan try-out untuk mengevaluasi sejauh mana siswa-siswanya siap menghadapi UN nanti¬nya. Sedangkan khusus bagi guru-guru mata pelajaran ditekankan bahwa tidak hanya sekedar pencapaian kurikulum saja pengajarannya tetapi juga harus SKL, pembuatan bank soal sebagai bayangan soal-soal yang akan keluar di UN, juga termasuk untuk membentuk kelompok-kelompok belajar dan kelom pok ini harus ada guru pendampingnya.
“Sementara bagi orang tua siswa, kami telah mengeluarkan surat himbauan untuk tidak melibatkan anak-anak mereka pada pekerjaan rumah yang menghambat proses belajarnya, sehingga anak-anak nantinya bisa fokus mempersiapkan diri menghadapi UN. Mudah-mudahan dengan semua persiapan yang dilakukan ini diharapkan minimal hasil yang dicapai sama seperti tahun kemarin,” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Drs .A. Salam Gani, M.Pd, Kepala SMPN-1 Bolo menegaskan bahwa persiapan menghadapi UN akan terus dilakukan pihaknya khususnya untuk empat mata pelajaran. Menurutnya, salah satu per¬siapan yang dilaksanakan adalah pe¬mantapan siswa dalam mengisi LJUN. Dari hasil LJUN pada saat pertama kali dilakukan, diakuinya banyak sekali kesalahan yang dilakukan oleh siswa khususnya pada form pengisian identitas. “Tetapi setelah dilakukan ketiga kalinya tidak ada lagi siswa yang melakukan kesalahan. Jadi, anak-anak SMPN 1 Bolo Insya’Allah akan siap menghadapi UN nantinya. Walaupun saya merupakan Kasek baru tetapi hal itu tidak menjadi masalah sebab semua program yang dilakukan oleh kasek lama akan tetapi berjalan malahan yang ada hanya ditingkatkan lagi,” katanya.
Pantauan langsung wartawan, kegiatan rapat pemantapan menghadapi UN ini juga turut hadir ketua Dewan Pendidikan, Drs. H. Idrus MS, yang mempunyai pengalaman dan pakar pen¬didikan sehingga kehadirannya membe¬rikan pandangan-pandangan secara teknis bagaimana memenej pendidikan lebih-lebih dalam rangka persiapan menghadapi UN ini.
Secara khusus H.Idrus kepada Garda Asakota mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh dewan pendidikan semata-mata menjalankan amanah sesuai dengan UU No12 tahun 2003 dan PP No.17 tahun 2003 tentang Pendidikan serta tugas dan wewenang dari dewan Pendidikan.“Jadi secara umumnya kami sangat mendukung apa yang telah dilakukan oleh Kadis Dikpora. Mudah-mudahan target yang ingin dicapai dapat ter¬wujud. Rakyat sangat senang apabila kelulusan yang dicapai oleh sekolah 100 persen dan dalam pelaksanaannya juga berjalan lancar, aman dan tertib,” katanya.
Kepala UPT Dikpora Kecamatan Bolo, Suadin H. Hamzah, S.Pd, M.Pd., pada kesempatan yang sama menjelas¬kan bahwa, khusus untuk kecamatan Bolo tingkat SD yang mengikuti UN sebanyak 35 SD dengan jumlah siswa 634 orang. Menghadapi UN ini semua SD telah melakukan persiapan-persiapan baik itu berupa les tambahan, tryout maupun dibentuknya kelompok-kelompok belajar yang dibimbing langsung oleh guru-guru.
Dari hasil try-out yang dilakukan terjadi peningkatan yang cukup signifi¬kan antara tryout pertama dengan tryout kedua. “Sehingga kamipun ber¬keyakinan murid-murid di kecamatan Bolo ini siap menghadapi UN,” ucapnya. Selain kesiapan untuk murid juga ter¬hadap guru-guru pihaknya sudah meng¬instruksikan agar meningkatkan kiner¬janya dalam membimbing anak didiknya masing-masing dan khusus utuk orang tua siswa untuk dapat mengontrol bersama anak-anak mereka supaya belajar dengan baik. (GA. 321*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.